
TINUNGKI, TAMPI, PARERA, PATTYRANIE, MALAMTIGA DAN MAKADURO SERTA ENSE : ” UJIAN DISEKOLAH KAMI, BERJALAN DENGAN BAIK DAN LANCAR. “
👁️matabhayangkara.com ( matbar.com ) _ Sangihe.
Pelaksanaan ujian di tiga sekolah setingkat SMP di Kabupaten Kepulauan Sangihe khususnya di Tahuna, yakni, SMP Negeri 1 Tahuna, SMP Negeri 2 Tahuna, SMP Negeri 3 Tahuna, SMP Negeri 4 Tahuna, SMP Negeri 5 Tahuna dan SMP Negeri 6 Tahuna serta SMP Katolik St. Agustinus Tahuna, berlangsung sukses, tertib dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Keberhasilan tersebut, mencerminkan kesiapan pihak sekolah dalam membangun kualitas pendidikan yang disiplin, terarah dan bertanggung jawab. Kesuksesan itu mengindikasikan komitmen serius dalam mengawal proses pendidikan, khususnya dalam pelaksanaan ujian bagi para siswa.
Terkait suksesnya pelaksanaan ujian yang terselenggara, berikut ini pernyataan argumentasi dari pimpinan kelima sekolah negeri dan satu sekolah swasta, WAKEPSEK SMPN 1 Tahuna, KEPSEK SMPN 2 Tahuna, KEPSEK SMPN 3 Tahuna, KEPSEK SMPN 4 Tahuna, KEPSEK SMPN 5 Tahuna, KEPSEK SMPN 6 Tahuna dan WAKEPSEK SMP Katolik St. Agustinus Tahuna.
Ditemui di ruang guru SMP Negeri 1 Tahuna, Wakil Kepala Sekolah ( WAKEPSEK ) Urusan Kesiswaan, Nolintje Tinungki, S.Pd, mengungkap bahwa disekolahnya, ujian berjalan sesuai harapan tanpa ada kendala yang berarti.

“ untuk pelaksanaan ujian disekolah kami, semuanya berjalan sesuai rencana dan pelaksanaan ujiannya, sudah menggunakan ujian sistem aplikasi. Kami juga sangat bersyukur seluruh tahapan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa kendala berarti. Artinya, karena kami disini sudah melaksanakan ujian tidak manual lagi seperti dulu-dulu, lewat aplikasi di HP, jadi, kendalanya hanya pada HP para siswa peserta ujian, mungkin memorinya sudah penuh. ” ujar Tinungki.

Senada dengan WAKEPSEK SMPN 1 Tahuna, KEPSEK SMP Negeri 2 Tahuna, Margarethe Tampi, S.Pd, bertutur yang sama.

” sistem ujian kami sudah kami terapkan by aplikasi on line sebab sistem aplikasi ini sangat membantu dan mempermudah pekerjaan, baik bagi siswa peserta ujian maupun bagi para guru dalam memeriksa dan memberi penilaian. Waktu pelaksanaan ujian saya kira sama juga dengan sekolah lain, yakni dari hari Senin sampai Jumat dengan diikuti sebanyak 89 tanpa ada yang ketinggalan. ” ucap Tampi.
Lain di SMPN 1 dan SMPN 2 Tahuna, lain pula yang terjadi di SMP 3 Tahuna. Walaupun masih menggunakan sistem manual disebabkan kondisi jaringan yang tidak stabil, tapi, berdasarkan penjelasan dari KEPSEK SMPN 3 Tahuna, Krisyevictoria Parera, S.Pd., M.Pd, bahwa pelaksanaan ujian di SMPN 3 Tahuna, sukses digelar.

” untuk ujian tahun ini yang dimulai pada hari Senin dan berakhir pada hari Jumat, diikuti oleh 53 orang siswa peserta didik, meskipun pelaksanaan ujiannya masih manual atau tertulis, namun ujiannya berjalan dengan cukup baik. ” ungkap Ibu KEPSEK.
Ditambahkan pula oleh wanita kelahiran 2 Desember 1973 ini, bahwa belum diterapkannya sistem ujian berbasis aplikasi disekolah yang dipimpinannya, dengan pertimbangan karena signal jaringan HP diseputaran yang kurang baik.
Perihal sama tapi sedikit berbeda justrus diterapkan di sekolah yang dulunya bernama Sekolah Teknik Negeri ( STN ), yang kini berubah status dan nama menjadi, SMPN 4 Tahuna.

” tahun kemarin, kami sudah telah menerapkan ujian secara DARING, tapi, untuk tahun ini, kami kembalikan ke sistem lama atau manual. Hal ini kami lakukan sebab dari pengamatan kami selama proses ujian berlangsung, para siswa secara psikologis, kelihatan tidak serius dalam mngikuti ujian. ” ketus KEPSEK bernama lengkap Deetje M. Pattyranie, S.Pd.

Ditemui disela-sela pelaksanaan ujian, KEPSEK SMPN 5 Tahuna, Meike S. Malamtiga, S.Pd, juga tidak mau ketinggalan. Berbekal segudang kesuksesan selama memimpin SMPN 1 Tahuna, pelaksanaan ujian dilembaga pendidikan yang dibinanya, tergolong sukses.

” puji Tuhan, sekalipun masih dilaksanakan manual sebagaimana biasanya, tapi, ujian disekolah kami yang digeluti 72 orang siswa berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. ” ketus Malamtiga ketika dikonfirm 👁️matabhayangkara.com.

Sementara itu, ditempat dan waktu yang berbeda, KEPSEK SMPN 6 Tahuna yang berlatarbelakang pendidikan Theologia, Lidya K. Makaduro, S.Teol.GR, menjelaskan bahwa ujian yang diselenggarakan di sekolahnya pun berhasil dengan baik.

” Kami telah menggelar ujian berbasis web yang diikuti 34 siswa dan puji Tuhan, kita bersyukur bahwa semuanya tidak ada yang berhalangan karena sakit atau alasan lain. ” ulas Makaduro sambil mengucap syukur atas kesuksesan pelaksanaan ujian.

Sebagai salah satu sekolah swasta ternama di Sangihe, SMP Katolik St. Agustinus Tahuna, pun berhasil menuntaskan 15 orang siswa dalam ujian sekolah. WAKEPSEK SMP urusan Kurikulum, Eidoya Ense, S.Pd, mengatakan bahwa telah dilaksanakan dengan baik.

” memang kami belum memberlakukan ujian secara on line aplikasi karena terkendala oleh ketiadaan tenaga guru bidang informasi dan teknologi ( IT ). Namun, ujian tetap terlaksana dengan baik dan sesuai harapan kami. ” tutur Ibu WAKEPSEK, singkat

Sikap disiplin dan keseriusan para peserta, menjadi salah satu indikator keberhasilan pihak sekolah dalam membina karakter serta tanggung jawab siswa. Masyarakat berharap, keberhasilan pelaksanaan ujian di tiga sekolah tersebut dapat menjadi contoh positif bagi sekolah – sekolah lain di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang sehat, tertib dan berkualitas.
Arya _ 173
