
👁️matabhayangkara.com ( matbar.com ) _ Sangihe.
Puluhan warga Kelurahan Beha dan Beha Baru Kecamatan Tahuna Timur, menggelar aksi demo dengan cara memblokir akses jalan keluar – masuk ke lokasi PT. Anugerah Dinasti Sakti ( ADS ) atau yang banyak dikenal warga dengan sebutan PT. Dinasti yang berlokasi di Kelurahan Beha Baru Kecamatan Tahuna Barat.

Aksi pemblokiran jalan oleh warga tersebut digelar menyusul ulah pihak Dinasti yang dinilai warga acuh tak acuh dan tidak peduli dengan keberadaan warga sekitar lokasi perusahaan. Para warga menuding bahwa rusaknya sarana ruas jalan mulai dari pertigaan Kantor Lurah Beha, melewati Kantor Lurah Beha Baru dan trus lanjut sampai depan pintu gerbang PT. Anugerah Dinasti Sakti, sepanjang kurang lebih, 750 meter, diakibatkan oleh aktifitas kendaraan truk dan kendaraan berat milik Dinasti.

Lurah Kolongan Beha, Benny Tendean Medea, S.AP, ketika diwawancarai sejumlah awak media, 👁️matabhayangkara.com, gotimes.id dan identitasnews.com, serta kpksigap.com, Selasa, ( 07/04/2025 ), mengatakan bahwa aksi palang jalan yang dilakukan oleh warganya merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap sikap pihak Dinasti yang tak kunjung menepati janjinya.
” benar bahwa tadi pagi sekelompok warga yang melakukan pemblokiran jalan. Kami dari pihak pemerintah kelurahan, kami hanya memfasilitasi aksi warga dengan catatan aksi berjalan damai, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas publik. ” tutur Medea.
Lanjut dikatakan sosok ASN alumni STIALAN Makassar, yang sudah 8 tahun menjabat sebagai Lurah bahwa aksi warga tersebut dipicu oleh pihak Dinasti yang tak kunjung menepati janjinya untuk memperbaiki kerusakan serta mengaspel ruas jalan sesuai dengan kesepakatan yang tercetus pada pertemuan sebelumnya di Bulan Desember 2025, tahun kemarin.

Waktu dan tempat terpisah, penjelasan senada juga diutarakan oleh Lurah Kolongan Beha Baru, Novine Visita Gansalangi, S.STP, saat disambangi para wartawan diruang kerjanya.
” sekitar pukul 09.00 WITA, sekumpulan warga berjumlah kurang lebih 20 orang, gabungan antara warga Kelurahan Beha dan Kelurahan Kolongan Beha Baru, melakukan penutupan jalan akses keluar – masuk ke lokasi Perusahaan Dinasti. Aksi ini spontan digelar warga sebagai bentuk kekecewaan atas pengingkaran janji dari pihak Dinasti serta sikap yang terkesan cuek atau tidak peduli dengan keluhan warga yang sudah lama dipendam. Kami juga selaku aparat pemerintah, telah berusaha untuk memediasi persoalan kerusakan jalan, namun, pihak Dinasti terkesan seakan – akan acuh tak acuh dengan permintaan warga yang telah disepakati dan dijanjikan oleh pihak Dinasti. Akibatnya, terjadilah aksi penutupan sebagaimana yang terjadi. ” ucap Bu Lurah yang berparas cantik dan rendah hati.

Terkait persoalan penutupan jalan oleh warga Kolongan Beha dan Kolongan Beha Baru, aktifis muda Sangihe, Nader Baradja, menyampaikan dukungan dan kecamannya tatkala dimintai tanggapan selaku LSM via telp, dinomor kontak, 08239672 xxxx.
” selaku LSM, saya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh para warga atas pengingkaran janji yang dilakukan oleh pihak Dinasti dan saya mendesak pihak Dinasti agar segera memperbaiki kerusakan jalan yang diakibatkan oleh hilir – mudik kendaraan trus dan alat berat. ” ucap pentolan LSM Merah Putih Sangihe.

Sementara itu, dalam statement konfirmasinya, Direktur PT. Anugerah Dinasti Sakti ( ADS ), Julius Rainga, mengatakan bahwa pihaknya segera akan menepati janjinya dalam waktu dekat.
” memang benar, bahwa pada Bulan Desember 2025, kami telah berjanji kepada warga akan segera memperbaiki kerusakan jalan, namun, tidak bermaksud mengingkari janji, hal itu disebabkan oleh semua peralatan kami masih terpakai dilokasi proyek. Tentu, salah juga kan jika untuk memenuhi janji kami memperbaiki jalan sebagaimana yang diminta warga, lalu serta – merta kami harus tinggalkan begitu saja proyek dan alihkan semua peralatan kami untuk memperbaiki jalan di Kolongan Beha. Jadi, sesuai dengan kesepakatan dalam pertemuan, kami pastikan bahwa perbaikan jalan tersebut akan kami laksanakan secepatnya, pada hari Jumat, beberapa hari kedepan. Bahkan, sebagai wujud kepedulian kasih kami, kami pun bersedia membangun dan mengaspal ruas jalan sampai ke Gereja Smirna Kapai. ” kata pria ganteng bertubuh atletis dalam wawancara melalui saluran telp.
Arya _ 173
