
👁️matabhayangkara.com ( matbar.com ) _ Talaud.
Dalam semangat menjaga denyut tradisi agar tetap hidup di nadi generasi, Panitia Pelaksana Pesta Adat “Rangkattu Tonna” Beo menggelar rapat persiapan sebagai langkah awal memantapkan seluruh rangkaian kegiatan adat yang sarat dengan makna sosial budaya serta nilai luhur.
Meski terselenggara secara sederhana dengan suguhan ala kadarnya tapi alot dengan adu argumentasi, rapat yang dikuti puluhan peserta yang terdiri dari para pejabat pemerintahan Kecamatan Beo, Lurah Beo Induk, Sarianto Manurung, S.STP, Lurah Beo Timur, Lusya Tatali, S.Sos, KADES Bengel, Peki Atibi, KADES Bantik Lama, Jhon Bonte, tetap berlangsung dan berjalan dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban, menandai kesungguhan panitia dalam merawat warisan budaya yang telah lama menjadi identitas masyarakat Beo.

Rapat awal yang dilaksanakan di Kantor Camat Beo, pada hari ini, Rabu, ( 13/01/26 ), dibuka pelaksanaannya sekaligus sambutan oleh Plh. Camat Beo, KASI Pemerintahan, Origenes Puansalaing, S.Sos, didampingi oleh mewakili KACABJARI Beo, Yori Tamawiwy dan Ketua Panitia Hari – hari Besar, Junriko Potoboda, S.Pd, selaku pimpinan rapat, dihadiri pula para Kepala Sekolah ( KEPSEK ) se – Kecamatan Beo serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Beo.
Setiap pembahasan disusun rapi, dari teknis pelaksanaan, penguatan peran adat, hingga sinergi lintas elemen masyarakat agar perhelatan adat ” Rangkattu Tonna “, nanti berjalan dengan lancar dan penuh khidmat dan tertib.
Ketua Panitia Hari – hari Besar sekaligus Ketua Panitia Pelaksanaan Kegiatan adat ” Rangkattu Tonna “, Junriko Potoboda, S.Pd, dalam arahannya menegaskan bahwa ” Rangkattu Tonna “, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang perjumpaan nilai : menyatukan adat, sejarah, dan kebersamaan.
” acara adat ” Rangkattu Tonna, ” ini bukan hanya acara seremonial yang rutin kita laksanakan setiap tahun, tapi, ” Rangkattu Tonna “, ini adalah panggilan nurani untuk menjaga akar budaya agar tak lapuk dimakan waktu. Sehingga, pelaksanaan kegiatan ini, harus benar – benar kita siapkan dan atur dengan sebaik – baiknya, ” ujarnya, tegas namun penuh keteduhan.
Sementara itu, Camat Beo, Maraden Mangkey, S.Sos, dalam sambutan rapat yang dibahasakan oleh Plh. Camat Beo, KASI Pemerintahan, Origenes Puansalaing, S.Sos, mengatakan bahwa acara adat ini merupakan acara pesta kita orang Beo yang perlu kita suksesi bersama sembari tidak lupa untuk meminta maaf atas ketidakhadiran pimpinan kecamatan, yakni Camat Beo dan Sekretaris Kecamatan Beo, yang saat ini sedang berada dalam keadaan sakit.
” acara adat ini adalah acara adat kita bersama warga Beo, karena itu, mari kita laksanakan dengan baik, bertanggung jawab dan penuh semangat sekalipun dengan situasi kondisi keterbatasan yang ada.” kata Pak Plh. yang akrab disapa rekan sekerjanya dengan panggilan Ka Rige.
Panitia juga menaruh perhatian pada partisipasi masyarakat, keterlibatan generasi muda, serta koordinasi dengan para pemangku adat dan unsur pendukung lainnya. Semua disiapkan dengan satu tujuan: menghadirkan pesta adat yang bukan hanya meriah dimata, tetapi berwibawa dalam pemaknaan.
Dengan digelarnya rapat ini, Panitia Pelaksana kegiatan adat ” Rangkattu Tonna ” yang difasilitasi aparat pemerintah Kecamatan Beo, menunjukkan komitmen nyatanya untuk bekerja dalam sunyi, berikhtiar dengan hat, agar Pesta Adat “ Rangkattu Tonna, ” kelak berdiri anggun sebagai cermin jati diri warga Beo yang beradat, berbudaya, dan berdaulat atas warisannya sendiri.
Arya _ 173
