
👁️ matabhayangkara.com (matbar) _ Sangihe.
Ditepian negeri, diantara birunya lautan samudera yang menjadi beranda terdepan dibagian Utara NKRI, Kantor Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan ( PSDKP ) Tahuna menorehkan catatan penting dalam sejarah pengabdiannya. Dengan semangat yang tak pernah padam, pihak PSDKP Tahuna, menggelar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( FORKOPIMDA ), sebagai simbol dan wujud nyata dalam merancangbangun sebuah sistem penguatan sinergitas dan koordinasi serta kerja sama lintas sektoral.

Pertemuan yang dilangsungkan di aula gedung Kantor PSDKP Tahuna, berkenan dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP Kementerian Perikanan dan Kelautan ( KKP ), Suharta, Kepala Pangkalan PSDKP Bitung, Kurnia wan, S.T., M.Si, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE., MM, juga dihadiri oleh unsur FORKOPIMDA, diantaranya, KAPOLRES Kepulauan Sangihe, AKBP. Abdul Kholik, SH, S.IK., M.Ap, KAJARI Kepulauan Sangihe, Dr. Hendra A. Ginting, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Negeri Tahuna, Sigit Triatmojo, S.H., M.H, mewakili DANDIM 1301/Sangihe, mewakil DAN LANAL Tahuna serta berbagai unsur instansi vertikal di Tahuna dan unsur masyarakat lainnya lewat keterwakilan awak media massa para insan pers Sangihe yang tergabung dalam tiga organisasi pers, Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( PPWI ), Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI ) serta Forum Wartawan Sangihe ( FORWAS ).

Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP KKP, Suharta saat menyampaikan sambutan menjelaskan penguatan sinergi menjadi tuntutan utama dalam pengawasan dan penegakan hukum bidang kelautan dan perikanan yang melibatkan berbagai instansi terkait serta perlunya dukungan masyarakat.
“ Sinergi diperlukan untuk kelancaran tugas Ditjen PSDKP, memperlancar komunikasi dan tukar-menukar data, informasi, serta hal lain yang diperlukan dalam rangka efektivitas dan efisiensi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, ” ujar Suharta.
Suharta juga menjelaskan, Direktorat Jenderal PSDKP bertugas untuk menjaga sumber daya yang merupakan titipan anak cucu, sehingga pemanfaatan harus dilaksanakan secara tertib dan bertanggungjawab sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sambutan SESDITJEN menuai respon positif dan konstruktif dari Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari yang hadir langsung memenuhi undangan dengan menyampaikan bahwa wilayah Kepulauan Sangihe yang sebagian besar berupa perairan laut perlu mendapatkan dukungan dalam pembangunan wilayahnya.
“ Wilayah Sangihe memiliki potensi besar dari sektor perikanan dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya KKP ”. tambah Michael Thungari.
Ia pun menambahkan, bahwa keberadaan Stasiun PSDKP Tahuna di Kepulauan Sangihe diharapkan mampu mengawal pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan untuk kesejahteraan masyarakat Sangihe.

Usai sambutan, acara diselingi dengan penyerahan dokumen oleh perwakilan wartawan peserta demo, KOORWIL Sulawesi PPWI, Asril Tatande dan Ketua AKPERSI Sangihe, Charles Balanehu, S.Th., M.Pd.K, C.BJ, C.EJ, C.JB, C.In, kepada SESDITJEN PSDKP KKP, Suharta, yang berisikan tentang tuntutan dan pernyataan sikap dari sejumlah wartawan sebagai bentuk aksi solidaritas atas insiden yang dialami oleh Mike Towira, salah seorang rekan sekerja dan seprofesi tikampost.com.

Meski diwarnai dengan diskusi argumentasi yang cukup alot serta ketegangan intelektual yang terukur, namun gelaran pertemuan tetap berjalan dengan suasana penuh keakraban dan khidmat yang pada akhirnya, selain menyepakati perlunya sinergi yang kuat antar intansi terkait yang sama – sama memiliki kewenangan di laut disepakati pula tentang perlunya komunikasi melalui beragam saluran dengan masyarakat dan berbagai pihak lainnya untuk mengatasi kepelbagaian tantangan dalam pengelolaan kelautan dan perikanan di Kepulauan Sangihe, sebagai bagian dari orkestrasi besar yang akan menentukan arah kebijakan dan keteguhan langkah dalam menjaga laut, perikanan, dan martabat bangsa di perbatasan utara NKRI, harga mati.
Arya _ 173
