
RESMIKAN ” TELUK TAHUNA ” FOOD PARK, THUNGARI TEGASKAN TIGA HAL PENTING.
👁️matabhayangkara.com ( MATBAR.com ) _ Sangihe.
Ibukota Kabupaten Kepulauan Sangihe, kembali bersolek. Dengan hadirnya “ Teluk Tahuna, ” Food Park, menjawab dahaga sekaligus kerinduan masyarakat Tahuna akan ruang kuliner terbuka yang bersih, tertata dan nyaman. Grand Opening yang digelar sederhana namun penuh hikmat, pada Kamis siang, ( 24/07/25 ), sukses menyedot perhatian warga dan para undangan yang hadir.
Tercatat, hadir dalam acara penuh sukacita ini, selain Bupati Kepulauan Sangihe yang didampingi istri tersayang, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry S. Thungari – Soeyoenus serta Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, turut pula dihadiri oleh segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( FORKOPIMDA ) lainnya, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ferdy Sondakh, S.E, DAN DIM 1301/Sangihe, Letkol Czi. Nazarudin, DAN LANAL Tahuna, Letkol. Laut. ( P ). Hadi Subandi, mewakili KAJARI Kepulauan Sangihe, mewakili Ketua Pengadilan Tahuna, serta seluruh pejabat Pratama, Kepala SKPD, para Camat dan Lurah serta seluruh undangan lainnya.
Dengan konsep semi-outdoor yang menyatu dengan panorama alam laut serta angin pantai, ” Teluk Tahuna ” Food Park menghadirkan suasana yang menawan, menjadi daya tarik baru bagi keluarga, komunitas, dan para pelancong. Area ini menjadi magnet wisata kuliner yang memadukan menu lokal, nusantara hingga kekinian yang tersaji secara kreatif.
Beberapa menu yang ready dan tersaji di Teluk Tahuna ” Food Park “, seperti Nasi Kuning, Abon Telur, Daging Telur, Gado – gado dan Bakso Malang. Keberaneka ragaman menu semakin menyita perhatian publik Sangihe, dengan sajian kuliner khas ikan bakar raja rica.

Managert ” Hayana Group, ” Fangky Sandy Maindoka, S.Farm, saat mengulas sambutannya, menguraikan kendala yang dialami para pengusaha, ia juga menyempatkan diri untuk mengapresiasi perlakuan pemerintah daerah terhadap pengusaha lokal.
” satu yang menjadi tantangan bagi sektor usaha adalah, mencari tempat yang pas, tapi, ketika sudah ketemu, sewanya juga begitu mahal. Tapi, ditempat ini, kami diberi keringanan dan pengertian yang luar biasa oleh pihak pemerintah. Karena itu, ijinkan saya mewakili ” Hayana Group “, mengucapkan penghargaan dan terima kasih yang besar – besarnya kepada pemerintah daerah terlebih khusus pimpinan daerah yang selalu mensuport, mendukung sampai terealisasinya grand opening ” Teluk Tahuna ” Food Park. ” ujar Fangky.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE., MM, dalam penggalan sambutannya menyatakan komitmennya yakni bahwa pemerintah daerah akan selalu memprioritaskan pengusaha lokal.
” Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, senantiasa berupaya untuk mengelola dan terus memanfaatkan aset – aset daerah yang dibangun pada pemerintahan sebelumnya secara optimal. Sentra kuliner ini merupakan aset yang sudah tidak termanfaatkan beberapa tahun dan tidak menghasilkan pendapatan asli daerah atau PAD. Dalam upaya mengelola dan memanfaatkan aset – aset daerah ini, kami bersama dinas instansi terkait, menawarkan ke beberapa investor atau pengusaha yang tergerak untuk mengelola namun karena ada pengusaha lokal yang kebetulan tergerak hati untuk mengelola aset kuliner ini, maka tentunya kita harus memprioritaskan ” Hayana Group ” sebagai pengusaha lokal. Kenapa demikian, sebab pengusaha lokal lebih tahan terhadap sepi – ramainya pengunjung. Hal kedua yang tidak kalah pentingnya adalah, uangnya akan berputar didalam daerah kita sendiri tidak keluar daerah serta yang ketiga adalah karena pengusahanya adalah orang lokal, jadi, penyerapan tenaga kerjanya pasti akan lebih banyak orang lokal. ” ulas Thungari.

Sementara itu, Direktur ” Hayana Group “, Hj. Siti Maimuna Nurhayati Bintaher, yang akrab disapa, ” Ci Una “, ketika diwawancarai 👁️matabhayangkara.com, dilokasi berlangsungnya acara, mengatakan bahwa tujuan kami membuka kuliner ” Teluk Tahuna ” Food Park, adalah membuka lapangan pekerjaan baru.
” tentu sebagai pengusaha, kami sudah pasti mencari keuntungan. Namun, dibalik semua itu, tujuan utama kami adalah membuka lapangan kerja, bagi para pencari kerja, apalagi dimasa lesunya ekonomi saat ini. ” jawab Ci Una, singkat.

“ Teluk Tahuna ” Food Park, bukan hanya menyuguhkan makanan. Ia hadir sebagai ruang interaksi, pusat pertumbuhan ekonomi kecil-menengah, dan destinasi baru yang siap mengangkat citra Sangihe sebagai daerah yang ramah wisata.
Dengan kehadiran dan dibukanya ” Teluk Tahuna ” Food Park ini, harapan pun bertumbuh, agar wajah kota Tahuna tidak hanya indah dalam peta, tapi juga hidup dalam rasa, aroma, dan suasana yang tak terlupakan dalam balutan kuliner khas Sangihe, Sagu, ikan bakar rica dan dabu – dabu lokal.
( PEMRED ), Arya _ 173
