
THUNGARI : ” KEGIATAN INI HARUS MENJADI BUDAYA PRODUKTIF BUKAN HANYA MENJADI PROGRAM SESAAT. “
JANIS : ” INI KEGIATAN YANG SANGAT POSITIF DAN SEBUAH LANGKAH MAJU. “

👁️matabhayangkara.com ( MATBAR ) _ Sangihe.
Semangat membangun sektor pertanian terus digenjot serta digaungkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Melalui Dinas Pertanian, secara resmi dicanangkan Gerakan ” Membara ” Mesuang ( Menanam Bersama Rakyat Mendukung Swasembada untuk Ketahanan Pangan ), Rabu ( 09/07/25 ), yang bertempat di lahan Balai Bibit Unggul ( BBU ), puncak Desa Lenganeng Kecamatan Tabukan Utara.
Kegiatan pecanangan yang terlaksana dalam suasana sejuknya udara puncak pegunungan Lenganeng, dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE, MM, yang ditandai dengan kegiatan penanaman tanaman hortikultura dan panen komoditi cabai serta sayuran yang dirangkaikan dengan penyerahkan bantuan benih cabai kepada sejumlah kelompok tani lokal.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE., MM, dalam penggalan sambutannya menegaskan bahwa kegiatan pencanangan Gerakan Membara Mesuang ini, jangan hanya berakhir sebagai kegiatan seremonial belaka.
” gerakan menanam bersama rakyat merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah melalui instansi terkait dalam menjawab tantangan akan ketahanan pangan yang saat ini sedang kita hadapi dan rasakan bersama. Isu pangan merupakan isu nasional. ” ujar Thungari.
Lebih lanjut, Thungari, berharap agar kegiatan serupa harus diseriusi oleh para Camat diwilayah masing – masing.
” mari kita jadikan program ini sebagai tonggak perubahan menuju swasembada pangan yang mandiri dan berkeadilan. ” ajak Thungari.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sangihe, Frangky Nantingkaseh, S.Pi, menjelaskan bahwa kegiatan pencanangan gerakan ” membara ” mesuang akan terus digelar hingga menjangkau wilayah-wilayah kecamatan dengan dukungan penuh dari balai penyuluh pertanian dan pemerintah kampung.
“ dalam upaya untuk memotivasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi lewat ketahanan pangan, setelah pencanangan oleh Bupati, kegiatan ini akan terus kami lanjutkan ke tingkat kecamatan. Tentu, pelaksanaannya akan melibatkan pihak pemerintah kecamatan serta didukung sepenuhnya oleh balai penyuluh pertanian dan pemerintah kampung. ” tutur Nantingkaseh.

Selain dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( FORKOPIMDA ), Mewakili Ketua DPR Kepulauan Sangihe, Tonny P. J. Mandak, ST, DAN DIM 1301 / Sangihe, Letkol. CZI. Nazarudin, mewakili DAN LANAL Tahuna, mewakili KAJARI Kepulauan Sangihe, Heintje Kacomba, SH, para Pejabat Pratama dilingkungan PEMKAB Sangihe, para Staf Khusus Bupati Kepulauan Sangihe, Pimpinan – pimpinan instansi vertikal, PINCA PERUM BULOG Tahuna, Kristian Prasetya, ST, mewakili KASAT Pelayanan Pelabuhan Laut Tahuna, BKHTI SULUT dan para Camat, turut pula dihadiri oleh tamu undangan lainnya, diantaranya, Tokoh – tokoh masyarakat dan tokoh agama, Ketua HKTI Kabupaten Sangihe, Fentje Janis, SH, S.IP, serta Ketua – ketua Kelompok Tani serta segenap anggota Komunitas Petani Muda Sangihe.
Ditemui usai kegiatan pencanangan, sosok muda hambel dan murah senyum, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( HKTI ) Kabupaten Sangihe, Fentje Janis, SH, S.IP, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan.
” saya selaku Ketua KHTI Kabupaten Sangihe, sangat mengapresiasi akan tekat dan keseriusan pihak PEMDA yang didukung oleh masyarakat khususnya para kelompok tani. Ini merupakan satu hal yang sangat positif dan sebuah langkah maju sekaligus wujud nyata dari komitmen Pemerintah Sangihe dalam merespon serta mewujud nyatakan program kerja Pak Presiden Prabowo dalam hal swasembada pangan. ” ucap Janis, yang juga adalah Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia Sangihe ( PPWI ) Kabupaten Sangihe.
Dengan adanya Gerakan ” membara ” Mesuang, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin meningkat dan mampu menjawab tantangan akan kebutuhan dan ketahanan pangan, sekaligus memperkuat perekonomian rakyat di tengah – tengah situasi lesunya ekonomi saat ini.
PEMRED, Arya _ 173
