
👁️matabhayangkara.com ( matbar.com ) _ 173.
Suasana hangat bercampur haru menyelimuti halaman SDN 2 Tahuna ketika Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe ( Plt. KADIS PENBUD ), Julien Manangkalangi, S.Pd, resmi membuka pelaksanaan ujian akhir sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD), Senin, ( 19/05/25 ). Kedatangan Julien bersama jajarannya, disambut dengan tarian adat sebagai simbol penghormatan dan optimisme menyongsong masa depan siswa-siswi Sangihe.
Dalam prosesi yang berlangsung hikmat ini, pembukaan sampul naskah ujian dilakukan secara simbolis oleh Ibu. Plt. kADIS PENBUD Sangihe, sebagai penanda dimulainya keseluruhan rangkaian ujian penentu kelulusan. Langkah ini bukan hanya seremonial, tetapi dorongan moral agar para siswa tampil percaya diri dan memberikan usaha yang terbaik.
Dalam sambutannya, sosok pemimpin yang murah senyum dan hamble ini menegaskan bahwa ujian akhir bukan sekadar bentuk evaluasi akademik. Ia menyebut, momen ini sebagai fase transisi emosional, titik awal perjalanan baru bagi para siswa yang akan melangkah kejenjang pendidikan menengah pertama.
” Ujian akhir ini jangan dianggap hanya sekedar acara seremonial belaka, 1n masa depan yang cemerlang. Karena itu, berdoalah sebelum mulai, agar hati dan pikiran kalian dikuatkan. Tetap semangat, fokus, dan yakin pada kemampuan diri sendiri. Ujian ini akan menjadi pijakan awal bagi langkah kalian ke depan,” ujar Julien dengan nada yang penuh motivasi, saat diwawancarai 👁️matabhayangkara.com
Ia menekankan juga bahwa kedisiplinan, ketekunan, dan mental yang kuat menjadi kunci. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, karakter—bukan semata kecerdasan—akan menentukan arah masa depan generasi muda.
Kepala SDN 2 Tahuna, Sherly Luase, S.Pd, menyampaikan rasa bangga karena sekolahnya dipilih menjadi lokasi pembukaan ujian oleh Dinas Pendidikan. Meski Bupati Sangihe berhalangan hadir karena tugas luar daerah, namun acara tetap berlangsung penuh makna dan memberikan kesan mendalam bagi siswa dan guru.
” Pengetahuan itu penting, tetapi karakter jauh lebih utama,” tegasnya.
Ia berharap seluruh siswanya dapat lulus dengan hasil memuaskan dan tetap menjunjung tinggi nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, serta kejujuran—nilai-nilai yang menjadi identitas siswa Sangihe.
Sherly juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendukung dan mendampingi anak-anak selama proses belajar.
Kegiatan pembukaan tersebut turut dihadiri pula oleh beberapa unsur penting DISPENBUD Sangihe, diantaranya : Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Chorleins Samahati, ST, para pengawas sekolah, staf dinas serta para guru SDN 2 Tahuna yang menjadi ujung tombak keberhasilan pendidikan di wilayah perbatasan ini.
Ujian akhir tahun ini bukan sekadar rutinitas. Ia adalah bagian dari upaya besar Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk meneguhkan bahwa pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan capaian akademik, demi lahirnya generasi muda yang kuat, bermoral, dan siap menatap masa depan dengan optimisme.
Arya _ 173
