
👁️ matabhayangkara.com ( matbar )_Sangihe.
Kehadiran Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya ( LPJUTS ) yang dikerjakan oleh PT. Tambun Buana Jaya menuai sorotan positif di tengah masyarakat Kepulauan Sangihe. Program ini disambut dengan penuh suka cita oleh warga di sejumlah kecamatan dan kampung yang kini mulai merasakan manfaat nyata penerangan jalan di malam hari.
Hadirnya LPJUTS tenaga surya ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga simbol perhatian dan kepedulian PT. Tambun Buana Jaya terhadap masyarakat kepulauan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar. Sejak lampu-lampu mulai menyala, wajah-wajah gembira tampak ditengah warga, anak-anak kini lebih aman saat pulang mengaji ataupun pulang kerumah masing-masing, pedagang kecil bisa berjualan hingga malam, dan jalanan yang dulu gelap kini berubah menjadi terang benderang.
Berikut ini tuturan pengakuan dari tiga Kepala Desa atau Kepala Kampung yang dalam bahasa lokal Sangihe sering disebut warga dengan panggilan, Kapitalaung atau Opo Lao ( OPLA ), ketika diwawancarai 👁️matabhayangkara com, Senin, (13/10/25 ), via telephon dinomor HP yang berbeda – beda.
Kepala Desa atau OPLA Moade Kecamatan Tabukan Utara, Sidik Salamate, tak kuasa menahan haru atas perubahan ini.
” Kami sangat berterima kasih kepada PT. Tambun Buana Jaya. Jalan kami yang dulunya gelap sekarang sudah terang. Ini bukan hanya lampu, tapi tanda bahwa kami yang bermukim dipelosok dan derah Kepulauan perbatasan, juga diperhatikan,” ucap Salamate.
Apresiasi yang sama juga diutarakan oleh Kepala Desa Kendahe II Kecamatan Kendahe, Ramlan Samalam.
” Masyarakat Kendahe II, sangat bersyukur dan sangat, sangat antusias dengan pemasangan LPJUTS ini, sebab, ditengah – tengah keadaan listrik PLN yang sering mati lampu ( padam ), satu – satunya listrik yang bisa diandalkan sebagai penerangan adalah LPJUTS ini yang cahayanya begitu terang sekali hingga rumah – rumah serta pekaran rumah warga yang berada didekat tiang listrik ini pun ikut menjadi terang. Anak – anak yang pulang dari pengajian juga tidak perlu takut berjalan pulang kerumah sebab keadaan jalan sudah nampak terang. ” tutur Samalam.
Dia menambahkan pula bahwa saking senangnya, para warga saya pun mengusulkan serta mendesaknya untuk tahun depan agar dialokasikan lagi anggaran untuk pengadaan pemasangan LPJUTS ini.
Selain, Kepala Desa Moade dan Kepala Desa Kendahe II, Kepala Desa Batunderang, Ezra Nehemia Pontoh juga, ikut mengemukakan pendapatnya.
” LPJUTS ini sangat dibutuhkan dan sangat bermanfaat bagi bagi warga kami terutama dengan kondisi kelistrikan di kampung kami yang waktunya menyala hanya sampai pukul 12.00 tengah malam, selebihnya sampai subuh, kampung kami gelap. Dengan kehadiran LPJUTS ini tentu sangat dirasakan oleh warga kampung kami terutama jalan menjadi terang benderang. ” ujar Pontoh.
Dengan kondisi listrik PLN yang sering mengalami pemadaman yang tak jelas alasannya, kebutuhan akan listrik penerangan jalan juga, ternyata, sangat dinanti – nanti oleh warga Kampung Lebo yang sampai saat ini belum terjamah oleh LPJUTS.
” saya dan warga Kampung Lebo, sudah lama menantikan kehadiran LPJUTS yang diadakan oleh PT. Tambun Buana Jaya, sebab, di kampung kami belum terpasang sarana LPJUTS apalagi seperti yang kita ketahui bersama kan, listrik PLN sering padam. Jadi, terpasangnya LPJUTS tentu sangat berguna dan bermanfaat bagi kampung kami. ” ungkap Kepala Desa Lebo Kecamatan Manganitu, Samson Muli.

Koordinator Indonesia Timur Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( KOORTIM PPWI )
Asril Tatande
Menyikapi situasi dan kondisi yang berkembang dan teralami dimasyarakat utamanya yang berdosili di kampung – kampung akibat sering mengalami pemadaman listrik PLN, Koordinator Indonesia Timur Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( KOORTIM PPWI ) sekaligus pemilik group FB ” Potensi Pembangunan Sangihe ” dan ” Dimensi Pembangunan Sangihe “, Asril Tatande, mendesak pihak Pemerintah Kabupaten Kepulauan. Sangihe ( PEMKAB ), agar segera mengambil langkah cepat terkait kebutuhan akan listrik warga.
” Hemat saya, dalam situasi yang seperti ini dimana listrik didaerah kita sering dan sewaktu – waktu padam entah apa penyebabnya, pihak PEMKAB dalam hal Bupati Kepulauan Sangihe, segera mewajibkan para Kepala Desa atau OPLA untuk menata anggaran Dana Desanya ( DANDES ) untuk pengadaan LPJUTS. Sebab, selain manfaatnya yang sangat dirasakan oleh para warga, desanya menjadi terang meskipun listrik PLN padam, sarana ini juga tidak membutuhkan pulsa listrik atau TOKEN karena sudah menggunakan panel tenaga Surya. Jadi, hemat anggaran listrik kan. ” kata salah satu personil group potcast ‘ me ‘ baweke “.
Jadi, sekali lagi saya sangat berharap agar persoalan listrik kampung ini bisa mendapat atensi serius dari pihak PEMKAB Sangihe. ” debut Asril.
Arya _ 173
