
👁️matabhayangkara.com ( matbar.com ) _ Sangihe.
SMP Negeri 2 Tahuna kembali menorehkan sejarah perjalanan pendidikannya lewat perayaan Dies Natalis ke-47 yang digelar di aula sekolah, Selasa (23/09/2025). Perayaan ini berlangsung hangat dan penuh sukacita, diawali dengan ibadah syukur, dilanjutkan dengan prosesi pemasangan lilin ulang tahun serta penyerahan hadiah simbolis bagi para pemenang lomba antar kelas.
Kegiatan Dies Natalis yang turut dihadiri oleh Pelayan Firman, Pdt. A. Diamanis Lakasa, M.Th., Kepala Bidang SMP Ibu Rolla Pela, Korwil Bapak Kroniek Manumpil, S.Pd, serta Ketua Komite Sekolah A. Dalengkade, bukan sekadar menandai usia lembaga pendidikan ini, namun juga menjadi ruang untuk mengapresiasi, memotivasi, dan mendorong kreativitas para siswa. Nuansa kebersamaan, prestasi, serta komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran terlihat kuat sepanjang rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Julien Manangkalangi, S.Pd., menegaskan bahwa terselenggaranya perayaan ini adalah bentuk kasih dan kemurahan Tuhan. Perayaan ulang tahun SMP Negeri 2 Tahuna tahun ini pun terasa lebih spesial karena bertepatan dengan HUT Provinsi Sulawesi Utara.
” Kelemahan harus menjadi kekuatan, dan ancaman harus berubah menjadi peluang. Saya mengajak seluruh guru di SMP Negeri 2 Tahuna untuk benar-benar menumbuhkan pola pikir bertumbuh agar sekolah ini siap melangkah lebih jauh. ” tegas Julien.
Selain itu, Julien juga menyampaikan tiga pesan penting kepada keluarga besar SMP Negeri 2 Tahuna:
- Selalu Mengandalkan Tuhan.
Tidak ada manusia yang hebat tanpa kasih karunia. Segala keberhasilan adalah anugerah yang patut disyukuri. - Menoleh ke Belakang Sebagai Evaluasi.
Pengalaman—baik manis maupun pahit—menjadi catatan penting untuk memperbaiki diri. Hal-hal negatif yang pernah terjadi tidak boleh dibawa ke masa kini. Sikap, perilaku, dan pola kerja harus terus diperbarui. - Menatap Masa Depan Dengan Pola Pikir Bertumbuh.
Dunia pendidikan terus bergerak maju, termasuk hadirnya kurikulum pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan mendalam. Karena itu, para guru dituntut meninggalkan pola pikir statis dan beralih pada growth mindset agar mampu menjawab tantangan zaman.
Ia menutup sambutannya dengan mengapresiasi seluruh tenaga pendidik yang telah bekerja keras hingga rangkaian acara Dies Natalis dapat terlaksana dengan baik.
” Ini adalah hasil kerja bersama, bukan hanya kepala sekolah, tetapi seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Tahuna.” tutup Julien.

Kepala SMP Negeri 2 Tahuna, Aziz W.S. Abdul, S.Pd., menyampaikan bahwa selaku pimpinan di sekolah, dirinya merasa bangga serta berterima kasih kepada seluruh guru, staf, serta siswa yang berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini, sejak awal persiapan sampai pada pelaksanaan acara telah dilakukan dua minggu sebelumnya melalui rapat bersama dewan guru.
” Lewat momentum acara Dies Natalis ke-47 ini, saya mengajak seluruh guru untuk berubah, memakai pola pikir bertumbuh. Kita harus meningkatkan kapabilitas masing-masing agar tantangan menjadi peluang dan kelemahan berubah menjadi kekuatan
. Selaku pimpinan disekolah ini, saya pun berterima kasih kepada semua pihak yang setia berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Saya bangga. ” ujar Azis.
Aziz juga berharap momentum ini dapat memperkuat semangat belajar dan karya siswa, sekaligus membangun rasa kebersamaan yang makin solid di lingkungan sekolah.
Guna lebih memeriahkan acara HUT yang berlangsung aman, lancar, penuh dan semangat kebersamaan, berbagai lomba pun digelar untuk menumbuhkan kreativitas dan sportivitas siswa, seperti line dance, kebersihan kelas, dan futsal. Sementara itu, pada hari puncak perayaan, umat sekolah bersatu dalam ibadah syukur, dengan seluruh konsumsi disiapkan secara mandiri dan sederhana namun penuh makna.
Arya _ 173
