
👁️ matabhayangkara.com ( matbar.com ) _ Talaud.
Sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah ditengah denyut nadi kebutuhan dan penderitaan rakyat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Talaud, kembali menorehkan langkah kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan beras kemasan 10 kilogram kepada 35 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat di Kecamatan Beo, Rabu, ( 28/01/26 ).

Kegiatan penyaluran bantuan yang difasilitasi dan disaksikan oleh Camat Beo, yang diwakili oleh KASI Pemerintahan yang bertindak selaku Plh. Camat Beo, Origenes Puansalaing, S.Sos, dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan kehati-hatian agar tidak salah sasaran, serta mendapat pendampingan langsung oleh tiga orang Staf Khusus (STAFSUS) Bupati Kepulauan Talaud, yang handal dan cakap dibidang masing – masing : Arthur Bawenti, S.Th dan Ir. Meniks Udang serta Drs. Adolf R. Awaeh, MH, sebagai simbol pengawalan kebijakan pimpinan daerah agar tepat sasaran dan tidak menyimpang dari tujuan kemanusiaan.
KABID Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Talaud, Fatmawati Mengga, SP, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini menjadi potret kecil dari komitmen besar Pemerintahan ” Welly – Anisya “, dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang masuk kategori rentan dan membutuhkan uluran tangan negara lewat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.
” penyaluran bantuan beras merupakan wujud nyata dan kepedulian pemerintah sekalipun ditengah – tengah situasi dan kondisi pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat, namun, pemerintah tetap berupaya semaksimal mungkin dalam merespon berbagai keluhan dan jeritan masyarakat akan kebutuhan pokok khususnya beras bagi warga yang rentan serta membutuhkan. ” ulas Fatma.

Hal senada juga diuntaikan dalam sebuah argumen harapan oleh salah seorang STAFSUS Bupati Talaud, Arthur Bawenti, S.Th.
” memang diakui bahwa bantuan yang diberikan ini tidak seberapa nilainya jika dinominalkan. Tapi, yang perlu kita syukuri bersama adalah, sekalipun ditengah – tengah situasi anggaran daerah yang mengalami pemangkasan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, yakni pemerintahan Welly – Anisya ini, dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan tenaga serta ketersediaan yang ada, selalu berusaha untuk mencukupi kebutuhan masyarakat akan beras. kata sosok STAFSUS Bupati yang berlatar belakang Thelogia.

Kehadiran rombongan DKPP Talaud di tengah masyarakat Kecamatan Beo pun, spontan disambut dengan antusias dan rasa syukur warga Beo khsusunya para warga penerima manfaat bantuan beras tersebut bukan sekadar butiran pangan, melainkan juga pesan moral bahwa negara secara khusus pemerintahan Welly – Anisya, tidak menutup mata terhadap jeritan dan derita warganya. Melalui pendampingan para STAFSUS Bupati, proses distribusi berlangsung tertib, transparan, dan penuh nuansa kekeluargaan. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa setiap kebijakan sosial yang digulirkan pemerintah daerah berada dalam pengawasan langsung salah satu unsur strategis pemerintahan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud melalui DKPP berharap, bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat penerima manfaat serta menjadi penopang sementara dalam menjaga stabilitas pangan keluarga. Langkah ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan angka-angka statistik, tetapi juga menyentuh sisi paling hakiki dari kemanusiaan: memastikan rakyat tetap bisa makan dan hidup dengan layak.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, DKPP Talaud bersama jajaran Staf Khusus Bupati terus bergerak, menjadikan program bantuan pangan sebagai jembatan antara kebijakan dan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.
Arya _ 173
